SKlas Serie 4: “Skybridge CSW - Wajah Baru Integrasi Antarmoda Jakarta”



Jakarta, 22 Juli 2021 — Simpang Centrale Stichting Wederopbouw atau yang lebih dikenal sebagai CSW, berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Di simpang ini terdapat Halte TransJakarta CSW dan juga Stasiun MRT ASEAN. Halte dan stasiun yang terletak dekat dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Sekretariat ASEAN ini direncanakan akan dibuat terintegrasi dan lebih ramah bagi penggunanya. Proyek ini merupakan eksekusi dari karya sayembara Studio Lawang, yang diberi nama Cakra Selaras Wahana.


Jaringan transportasi yang tidak terintegrasi adalah salah satu masalah yang sudah lama dihadapi oleh kota Jakarta. Dampak dari disintegrasi jaringan transportasi adalah kemacetan, dan turunnya minat masyarakat menggunakan transportasi umum karena harus berpindah moda. Pembangunan infrastruktur khususnya di kota Jakarta selama ini lebih mementingkan fungsi dari infrastruktur tersebut tanpa mementingkan nilai-nilai sejarah dan budaya kawasan, kurangnya fasilitas umum dan komersial, dan desain yang tidak memiliki fasilitas untuk memudahkan penumpang prioritas. Hal inilah yang terjadi pada Halte CSW, halte yang berada di koridor 13 ini belum bisa difungsikan karena selain minim fasilitas, posisi halte juga terlalu tinggi (dengan ketinggian mencapai 23 meter atau 40 mdpl), dengan jumlah anak tangga 117 yang setara dengan ketinggian 5 lantai. Kata kunci dari pemberdayaan CSW ini adalah integrasi, dimana diharapkan CSW dapat menjadi penghubung antara kawasan di sekitarnya.


Yoga menyatakan, ke depannya masih ada 99 halte lain di Jakarta yang harus direvitalisasi atau di-upgrade. Integrasi antarmoda ini perlu diperbanyak bukan hanya di Jabodetabek, melainkan di kota lain di Indonesia juga. Hari juga menambahkan, diharapkan bentuk kolaborasi yang tercipta di proyek Skybridge CSW ini akan terus ada, dan fasilitas ini nantinya akan menjadi satu tempat integrasi yang aman dan nyaman bagi pengguna sebagai suatu wujud perubahan yang lebih baik.


“Semoga dengan hadirnya skybridge CSW bisa mewujudkan mimpi masyarakat untuk memiliki dan menikmati fasilitas transportasi umum yang aman dan nyaman namun tetap mengandung nilai-nilai dan identitas kawasan yang sudah lama hilang. Dan juga menjadi sebuah kawasan percontohan untuk pengembangan fasilitas transportasi di berbagai daerah yang mengutamakan semangat integrasi dan kolaborasi.” ujar Marvin.


Bagus menutup diskusi dengan mengutip sebuah kalimat dari Prof. Danisworo, “Kunci dari rancang kota dan perubahan desain adalah berbagi, yang dimana sebuah bangunan itu tidak hanya untuk transportation hub saja tetapi bisa menjadi sarana berbagi untuk semua masyarakat.”


Keberjalanan Diskusi SKlas Serie 04

Sesi diskusi SKlas Serie 04 dilakukan secara online dengan memanfaatkan aplikasi Zoom Meeting karena keadaan masih pandemi sehingga protokol kesehatan harus tetap dilakukan. Partisipan yang hadir berjumlah 247 orang, dimana angka tersebut kurang dari jumlah pendaftar yang masuk yaitu 300 orang. Walau begitu, para partisipan baik pembicara dan pendengar tetap antusias dalam diskusi kali ini. Para pendengar juga banyak memberikan respon dan pertanyaan kepada para pembicara baik soal desain maupun aspek-aspek lain sehingga diskusi menjadi lebih kaya. Acara diakhiri dengan pengumuman pemenang hadiah di SKlas Serie 04 kali ini dan juga foto bersama.


Yuk tonton recap diskusinya di sini!

19 views0 comments